Difabel Harus Semangat dan Positif Thinking

Difabel Harus Semangat dan Positif Thinking

Surabaya, 12 Mei 2017. Arina Yanti, Dosen tetap di Fakultas Arsitektur ITS, yang juga termasuk menyandang difabel ‘ struggle’  dan pekerja keras jika berhubungan dengan urusan pekerjaan. Komentarnya dalam sesi Seminar “  Hari Terhubung Inklusi “ di Hotel Shangrila Surabaya kemarin, menyarankan rekan difabel harus memiliki semangat, positif thinking dan berusaha terutama untuk mendapatkan pekerjaan di sektor formal. Memang tidak mudah karena keterbatasan dan halangan yang ada. Namun demikian, katanya rekan difabel harus tetap semangat dan produktif.

Menurutnya peran pemerintah disini memiliki peran penting terutama dalam mengawal apabila ada perusahaan yang bersedia  menerima pekerja difabel. Terutama dicek kesiapan sarana dan psikologis. Jangan sampai rekan pekerja difabel saat bekerja memiliki kesulitan-kesulitan dan rasa tidak aman,  atau dianggap keberadaannya karena unsur kasian. Bagi perusahaan, hendaknya jika akan membuka lowongan difabel, harus terbuka dan jelas. Yang tidak kalah penting katanya kemudian adalah siap fasilitas dan berdasar karena terpaksa adanya UU 8 tahun 2016 atau unsur kasihan. (bdr/05/2017)

👤 Oleh 🕔

Lokasi kantor Kami

Link Mitra Kerja

Statistik Pengunjung