Kisah Inspiratif : Kursus Gratis dan Impian Arfian-Arie Ajak Anak Muda Masuki Dunia Global

Salatiga - Sukses di dunia desain lewat perusahaan DTECH-ENGINEERING, kakak beradik, Arfi'an Fuadi (29) dan M Arie Kurniawan (24), tidak lantas membuat mereka pelit ilmu. Mereka membuka kursus gratis untuk umum dan bisa mempelajari tentang design engineering. Bahkan mereka akan mengajarkan cara mencari klien. Berlokasi di rumah di Jalan Canden, Tingkir, Salatiga, Jawa Tengah, mereka membuka kursus gratis dengan waktu belajar selama dua minggu untuk satu angkatan. Karena masih di rumah sendiri, satu angkatan baru bisa menampung 6 sampai 8 orang.

"Satu angkatan 6 sampai 8 orang. Kursus dua minggu, nanti selesai satu angkatan libur satu minggu, kemudian ada lagi," kata Arfi'an saat ditemui di rumahnya, Senin (4/1/2016).

Selama ini peserta yang datang dari SMK di sekitar Salatiga, namun sebenarnya mereka sudah membuka untuk umum. Pendaftarannya pun cukup mudah yaitu lewat facebook pribadi yaitu Arfi'an Fuadi.Materi yang diajarkan ada beberapa tingkatan mulai dengan basic. Tidak hanya teori, akan ada juga sesi melihat cara kerja DTECH-ENGINEERING. Arfi'an juga tidak segan berbagi tips mencari klien yang membutuhkan rancangan desain berbagai benda.

"Nanti ada sesi lihat kami kerja, tapi tidak boleh difoto. Jadi ada beberapa tingkatan, misal basic, nanti buatin grup. Kami juga bantu cari klien," pungkasnya.

Di rumah Arfi'an yang digunakan untuk kantor dan kursus, disediakan juga satu ruangan untuk menginap. Untuk perangkat komputer yang digunakan untuk kursus, sementara peserta harus membawa notebook sendiri.

"Ada satu ruangan untuk menginap bareng-bareng, atau kalau tidak berkenan ya cari penginapan dekat-dekat sini. Semua gratis kecuali makan," tandas Arfi'an.

Arfi'an serius untuk bisa menularkan ilmu karena menurutnya pada era MEA (masyarakat Ekonomi Asean) ini sumber daya manusia Indonesia harus berani bersaing. Selama ini masih bnanyak yang takut masuk ke kancah internasional padahal banyak peluang dan ide-ide orang Indonesia tidak kalah dari asing.

"Makanya saya buka kelas karena ide orang Indonesia itu tidak kalah, jadi biar bisa global. Sekarang itu untuk design engineering banyak tutorial di youtube, kami lebih tanamkan pola pikir, ini sudah MEA, lho," tegas Arfi'an. "Ini pilot project-nya mas Sutimin namanya," imbuhnya.

Arfi'an dan Arie sukses di usia muda. Berbekal kemampuan desain yang didapat secara otodidak, mereka mencari order pembuatan desain. Hasilnya, mereka meraup fulus dari perusahaan luar negeri dan kini perusahaan kecilnya bergaung di tingkat dunia.

*) detik.com

👤 Oleh 🕔

Lokasi kantor Kami

Link Mitra Kerja

Statistik Pengunjung