Disnakertrans Jatim Latihan Operator CNC Untuk Calon Pekerja Migran

Disnakertrans Jatim Latihan Operator CNC Untuk Calon Pekerja Migran

Tuban, 15 Mei 2018. Bertempat di UPT Pelatihan Kerja (BLK) Balai Latihan Kerja Disnakertrans Prrov Jatim di Tuban, sejumlah 32 orang calon pekerja migrant (Tenaga Kerja Indoensia) asal Jawa Timur akan dilatih sebagai operator CNC untuk mengisi jabatan formal  perusahaan di Negara Taiwan. Program ini merupakan tindaklanjut pilot project implementasi UU 18 tahun 2017 tentang pelindungan pekerja migrant dimana peran pemerintah daerah melalui Balai Latihan Kerja membantu melatih dan menyiapkan calon pekerja migrant yang berkualitas dan kompeten. Ke 32 orang calon pekerja migrant tersebut berpendidikan SMA dan SMK yang berasal dari daerah Madiun, Magetan, Tenggalek dan Ponorogo.

Sebagai pilot project, pelatihan dan penempatan kerja ke luar negeri khusus kebutuhan tenaga operator CNC ke Negara Taiwan ini, Disnakertrans Prov. Jatim bekerjasama dengan BLK Tuban dan PT Prima Duta Sejati Sidoarjo sebagai Perusahaan Pelaksana Penempatan Pekerja Migran Indonesia (P3MI) selama 240 jam pelajaran. Selanjutnya calon pekerja migrant yang telah lulus latihan operator CNC akan dilatih pula penguasaan bahasa  yang bertempat Balai Latihan Kerja Luar Negeri diperusahaan tersebut.

Drs. Suhartoyo MM mewakili Kadisnakertrans Prov. Jatim dalam sambutan pembukaan pilot project pelatihan ini menyampaikan bahwa program ini selain ujicoba implementasi UU 18 tahun 2017 tentang peran pemerintah daerah untuk membantu menyiapkan dan menyediakan tenaga terampil juga menunjukan upaya peningkatan kualitas  ketrampilan khususnya untuk mampu mengisi lowongan jabatan formal di luar negeri. Setidaknya, dari bantuan latihan ini ada penghematan biaya penempatan sebesar Rp.4-5 juta per orang. Diharapkan nantinya setelah selesai kontrak, pekerja migrant bisa kembali ke Indonesia menularkan sikap, mental dan ketrampilannya serta mampu mengembangkan usaha secara mandiri. Program seperti ini akan terus dikembangkan ditahun mendatang baik menggunakan dana APBN maupun APBD baik untuk tenaga operator, konstruksi  atau perhotelan yang paling banyak diminta dipasar kerja luar negeri

Kepada seluruh peserta juga, bapak Suhartoyo menyampaikan tentang perlunya paham 4 siap jika ingin bekerja ke luar negeri yakni siap fisik dan mental, siap bahasa dan ketrampilan, siap dokumen dan siap pengetahuan Negara tujuan.(bdr/05/2018)

 

 

link
👤 Oleh plkt 🕔16 May 2018 09:50

Lokasi kantor Kami

Link Mitra Kerja

Statistik Pengunjung