Gubernur Lantik Pejabat Baru Eselon 2

SURABAYA (suarakawan.com) – Gerbong mutasi sejumlah pejabat di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jatim kembali bergulir. Kali ini, giliran mutasi pejabat eselon II. Mutasi dan sekaligus pelantikan pejabat eselon II dilakukan oleh Gubernur Jatim di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Jumat (2/6). “Saya percaya para pejabat di posisi baru akan melaksanakan tugas dan bertanggung jawab,” ujarnya di sela pengambilan sumpah janji, pelantikan dan serah terima jabatan pejabat pimpinan tinggi pratama, administrator dan pengawas. Salah satu pejabat eselon II yang dilantik, yaitu Setiajit sebagai Kepala Dinas Tenaga Kerja Transmigrasi (Disnakertrans) Jatim. Setiajit menggantikan Kepala Disnakertrans Jatim sebelumnya, Sukardo yang memasuki masa pensiun. Pejabat eselon II yang dilantik, yaitu, Mas Purnomo Hadi sebagai Kepala Dinas Koperasi dan UMKM, I Made Sukartha sebagai Kepala Dinas ESDM, Aris Mukiyono sebagai Kepala Biro Perekonomian dan Asyari Abubakar sebagai Kepala Biro Umum. Kemudian, Adi Wirachjanto sebagai Kepala Direktur RSU Haji Surabaya, Dewi Juniar Putriatni sebagai Staf Ahli Gubernur dan Gentur Prihantono juga sebagai Staf Ahli Gubernur. Gatot Gunarso sebagai Kepala Bakorwil Bojonegoro, Sri Agustina Ariandani sebagai Direktur RS Jiwa Menur, Herlin Ferliana dan Endang Prabarwati sebagai Wakil Direktur RSU Haji Surabaya. “Saya berharap pejabat yang baru dilantik segera melakukan desain dan inovasi untuk mendapat penerimaan pembiayaan demi kesejahteraan masyarakat,” tambah Gubernur yang akrab disapa Pakde Karwo ini. Menurut dia, tidak sedikit langkah yang harus dilakukan agar Pemerintah hadir dan selalu berperan, salah satunya mendesain pembiayaan bukan hanya mengandalkan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD). “Kalau ingin maju, lakukan langkah yang menghasilkan, khususnya dari jasa sehingga harus menjadi Badan Layanan Umum Daerah (BLUD),” ucap orang nomor satu di lingkungan Pemprov Jatim tersebut. Mantan Sekdaprov Jatim itu memisalkan Badan Pendidikan dan Pelatihan, UPT di bidang Perikanan, Pertanian dan Perkebunan maupun rumah sakit pemerintah yang seharusnya bisa membiayai kinerja tanpa harus mengandalkan APBD sebagai pembiayaan utama. “Badiklat, lakukan pelatihan yang tidak selalu mengundang kepala daerah atau direktur jenderal kementerian. Begitu juga rumah sakit dengan mendirikan klinik harapan bagi masyarakat,” tuturnya. Pada kesempatan sama, juga dilakukan pemberian kenang-kenangan berupa penyematan cincin oleh Gubernur kepada beberapa pejabat yang memasuki masa purna tugas. Hadir dalam pelantikan itu, Wakil Gubernur Jatim Saifullah Yusuf beserta seluruh kepala satuan kerja perangkat daerah (SKPD) di lingkungan kerja Pemprov Jatim. (Bng/rur) link
👤 Oleh plkt 🕔03 Jun 2017 17:06

Lokasi kantor Kami

Link Mitra Kerja

Statistik Pengunjung